NKI SMKA
Sila daftar untuk masuk ke laman ini.Anda bukan ahli web nki?Tidak mengapa,teruskan melayari..Namun seeloknya daftar(register) dahulu.Laman web ini terbuka kepada semua pelajar smka,tidak mengira apa jua status anda disekolah.Wallahuallam

NKI SMKA

Laman yang menyatukan semua pelajar smka seluruh Malaysia dalam membina satu keutuhan ukhwah yang membawa ke syurga.Insyaallah..
 
HomePortalCalendarFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." (Al-Baqarah : 216) "Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (Al-Baqarah : 286)
Log in
Username:
Password:
Log in automatically: 
:: I forgot my password
Search
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar
KALENDER
iluvislam
iluvislam
Latest topics
» Di mana hilangnya personaliti pelajar sekolah agama?
Tue 9 Oct - 18:51 by yusra

» krang kyakinan diri..
Tue 9 Oct - 18:46 by yusra

» impian
Tue 9 Oct - 18:39 by yusra

» Layakkah aku?? buangkan sahaja...
Thu 19 Jan - 23:31 by Diya Sena

» Syukran
Fri 6 Jan - 23:46 by uckiller

» Lagu Nadwah~
Wed 14 Dec - 19:46 by myra dyla

» NKI WALLPAPER 2
Mon 7 Nov - 23:43 by farah

» Legasi Kepimpinan
Fri 5 Aug - 23:26 by ahmad amin idris

» Ayuh Amilin
Thu 21 Jul - 11:06 by hUrUn aIn

Who is online?
In total there is 1 user online :: 0 Registered, 0 Hidden and 1 Guest

None

Most users ever online was 19 on Fri 19 Nov - 22:48
Social bookmarking
Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of NKI SMKA on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of NKI SMKA on your social bookmarking website

Share | 
 

 kisah cawan

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
fauzi zamri



Posts : 2
Join date : 20/11/2010
Age : 22
Location : kuala terengganu

PostSubject: kisah cawan   Sat 20 Nov - 12:46

Kisah ini merupakan satu teladan kepada kita semua tentang kenapa selama ini kita sering ditimpa dugaan yang adakalanya sukar untuk kita tanggung dan terlalu menyakitkan.



Sepasang datuk dan nenek pergi belanja di sebuah kedai cenderamata untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada cawan yang cantik. "Lihat cawan itu," kata si nenek kepada suaminya. "Kau betul, inilah cangkir tercantik yang pe nah aku lihat," ujar si datuk. Pada ketika mereka mendekati cawan itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara,



"Terima kasih untuk perhatian anda, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cawan yang dikagumi, aku hanyalah selonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang penjunan dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar. Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pening. Stop ! Stop ! Aku berteriak. Tetapi orang itu berkata, 'Belum !' Lalu ia mulai menyodok dan meninju aku berulang-ulang. Stop! Stop ! teriakku lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam api. Panas! Panas ! Teriakku dengan kuat. Stop ! Cukup ! Teriakku lagi.Tapi orang ini berkata, 'Belum !' Akhirnya ia mengangkat aku dari api itu dan membiarkan aku sampai sejuk. Aku fikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum. Setelah sejuk aku diberikan kepada seorang wanita muda dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop ! Stop ! Aku berteriak. Wanita itu berkata, ' Belum !' Lalu ia memberikan aku kepada seorang lelaki dan ia memasukkan aku sekali lagi ke api yang lebih panas dari sebelumnya ! Tolong ! Hentikan penyiksaan ini ! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya.Tapi orang ini tidak peduli dengan teriakanku. Ia terus membakarku. Setelah puas "menyiksaku" kini aku dibiarkan sejuk. Setelah benar-benar sejuk seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. Aku melihat diriku.Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya, kerana di hadapanku berdiri sebuah cawan yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku." Datuk dan nenek itu terdiam membisu. Lalu diceritakan kisah itu kepada cucunya.



Pengajaran:



Seperti inilah kehidupan membentuk kita. Dalam perjalanan hidup akan banyak kita temui keadaan yang tidak menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah satu-satunya cara untuk mengubah kita supaya menjadi 'cantik'.



Jangan lupa bahawa cobaan yang kita alami tidak akan melebihi kekuatan kita. Ertinya tidak ada alasan untuk tergoda dan jatuh dalam dosa apabila anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati, kerana Tuhan sedang membentuk anda. Bentukan-bentukan ini memang menyakitkan tetapi setelah semua proses itu selesai. Anda akan melihat betapa cantiknya Tuhan membentuk anda untuk kehidupan yang lebih baik dan bermakna di hari kemudian dan hari pembalasan(akhirat).



WAllahu a'lam 
Back to top Go down
View user profile
Hafiz Hafifi
SANGAT AKTIF
SANGAT AKTIF


Posts : 73
Join date : 18/11/2010
Age : 22
Location : jerantut

PostSubject: Re: kisah cawan   Sat 20 Nov - 13:35

btul3...
Back to top Go down
View user profile
Syifaul Izzah
HAMPIR AKTIF
HAMPIR AKTIF


Posts : 24
Join date : 17/11/2010
Age : 22
Location : jitra,kedah

PostSubject: Re: kisah cawan   Sat 20 Nov - 21:08

semoga dapat mnjadi kuat seperti cawan trsebut!!insya-Allah..
sunny
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: kisah cawan   Today at 22:30

Back to top Go down
 
kisah cawan
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
NKI SMKA :: TAZKIRAH-
Jump to: